Share

TIGA BELAS

“Hmh!”

Pearl menyodorkan benda mungil pipih ke hadapan Alaric yang tengah memangku laptopnya, menonton salah satu video dari TED dengan tanpa ekspresi atau suara. Melihat kartu keemasan yang Pearl genggam, Alaric lekas menghentikan laju video itu.

“Pembayaran utang bulan ini,” terang Pearl seraya menggosok rambut basahnya dengan handuk. Suasana sedingin ini selalu Pearl manfaatkan untuk mencuci rambut serta mandi—satu-satunya hal yang ia suka dari hujan. Karena selebihnya, hujan malah mengembalikan segala kenangan menyakitkan, bukannya membantu melupakan.

Alaric menerimanya penuh tanda tanya.

“Semua? Bagaimana denganmu? Kau bilang kau ingin membeli sepatu baru?”

Pearl tak segera menjawabnya dan terduduk di kursi putar di tengah ruangan.

“Aku tak butuh apa-apa. Bisa hidup tenang itu cukup.”

Alaric menatap kosong kartu bank di hadapannya, memutuskan mengiyakan saja. “Apa ada se

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status