Share

Bab 238 Siasat

"Aduh, aduh," ucap Amanda saat dibawa ke mobil Devan.

Wanita itu didudukkan di kursi penumpang. Dengan cepat Devan langsung jalan berputar dan duduk di balik kemudi. Pria itu tampak ketakutan dan benar-benar merasa bersalah karena sudah menabrak orang.

Padahal hari ini dia harusnya menemui Lusi, tapi malah ada kejadian yang tak terduga seperti ini.

"Aku benar-benar minta maaf, tapi kamu tidak apa-apa, kan?" tanya Devan, masih terlihat khawatir.

Amanda yang melihat betapa ketakutannya pria di samping ini, membuat hatinya menghangat. Entah kapan terakhir kali dia mendapatkan perhatian seperti ini, tanpa memandang kalau dirinya hanyalah wanita penghibur yang didatangi saat dibutuhkan saja.

"Kenapa kamu diam saja? Apakah ada bagian tubuhmu yang sakit selain di kaki?" tanya Devan, karena sudah dari tadi Amanda hanya diam saja.

Dengan cepat wanita itu menggelengkan kepala, lalu beberapa detik kemudian meringis kesakitan sembari memegang lutut.

"Tidak apa-apa, mungkin ini hanya benturan
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Arianti Kurnia Ningsih
KENAPA YA DI GODNOVEL INI SEMUA AUTHORNYA SELALU MENDUKUNG KEJAHATAN DAN MELANCARKAN JALANNYA KEJAHATAN.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status