Share

Chapter 10: Permohonan

Dengan sembari berlutut, Ranti memohon agar Bian mau menyimpan rahasia ini bersama. Melihat Ranti yang hampir putus asa, Bian menghela nafasnya dan mengangguk setuju. Dengan perasaan yang resah, Bian dan Ranti menghampiri meja makan yangsudah di tunggu oleh Ibunya Ranti, Bu Sasmi beserta Pak Akbar. Di sela-sela makan, sesekali mereka bersenda gurau seperti tak terjadi apa-apa. Namun Ranti yakin jika Bian kini sedang marah dengannya.

 Setelah selesai menyantap makan malam, masing-masing sibuk melakukan hal masing-masing hingga Bian mendatangi Ranti yang tengah mencuci piring.

“Apa kau ingin ikut aku sebentar? Sekedar mencari udara segar,” tanya Bian dengan suara yang lantang membuat Ranti mengerti jika Bian ingin agar ia mau ikut keluar walau hanya sebentar.

“Iya, tunggu saja diluar. Selesai mencuci piring, aku akan mendatangimu,” jawab Ranti yang kemudian melihat Bian pergi keluar terlebih dahulu.

Ibu Sasmi yang mendengar bahwa Bian mengajak Ranti keluarpun tersenyu
Dreamcatcher

Hi tsay, salam kenal dariku Dreamcatcher dan maaf nih kalau aku baru bisa nyapa sekarang, tapi maaciw bingits buat kalian yang udah baca cerita akuh, jadi tsayang deh. Ini karya pertamaku loh, jadi saran dan kritikan sangat diterima karena ku masih belajar dan mau tau nih cerita seperti apa aja sih yang kalian syuka, dan berharap juga kalian masih tetep support aku dan ikutin cerita ESCAPE sampai abizzz. Ku janji untuk kedepannya akan menyediakan cerita yang pastinya mantul, jadi selamat membaca tsayang. Jangan lupa subsribe dan kasing bintang 5 nya yah tsayang. Sampai jumpa dilain kesempatan, muaccch.

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status