Share

Part 84. Kembali ke Kota

"Hai!" sapanya sambil membuka kaca mata hitam yang menutupi dua netranya itu pelan. Dua sudut bibirnya langsung merekah di rahang kokohnya. Namun, senyum itu seketika memudar seiring tatapannya yang makin lekat ke arahku. Dua netranya menyipit.

“Kamu kenapa?” tanyanya heran. Aku menggeleng lemah sambil pura-pura mengalihkan wajah ke samping dan menghapus jejak air mata yang masih terasa basah di antara bulu mata.

“Nggak, Mas! Nggak ada apa-apa, kok! Ayo, masuk!” ajakku mengalihkan. Namun, lelaki itu masih terpaku di tempatnya, menatapku dengan raut heran. Beberapa detik kemudian, ia juga mengikutiku masuk ke dalam ruang tamu dan duduk di sofa berseberangan denganku.   

“Ada apa, Vi?” tanyanya kemudian dengan nada pelan. Membuat aku luruh juga, tak mungkin lagi menyembunyikan keadaan ini pada calon suamiku sendiri. Sebuah permulaan yang didasari kebohongan tentu akan mendatangkan permasalahan di waktu mendatang. Lagia

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Naa Zurina
double bab, rugi koinnya ...
goodnovel comment avatar
Kristina.W Wijono
sering double bab
goodnovel comment avatar
Nunyelis
ya rugi dong koin ku....buka bab yg sama mana koinnya bnyk lg....rugi ..rugi
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status