Share

Chapter 110 | Barang Bukti

Clara terbangun dengan kepala yang masih terasa pusing, bola mata coklatnya mengedar ke sekeliling, dan hanya menemukan Hilda yang duduk di samping ranjangnya. Wanita cantik itu menekan sisi pelipis dengan sebelah tangan, sekejap kemudian tangisnya kembali meledak saat teringat Naresh.

"Nona, apa ada yang sakit? Sebentar, saya akan panggilkan Dokter."

"Aku mau suamiku, Hilda."

Deg!

Hilda yang tadinya hendak beranjak, langsung mendudukkan dirinya di kursi, tangannya menggenggam erat lengan Clara.

"Para bodyguard dan kepolisian sudah mencari Tuan Naresh dan Tuan Raymond, tapi kebanyakan korban tidak dikenali, Nona. Saat ini mereka sedang menunggu hasil DNA, dan semoga saja Tuan Naresh tidak termasuk salah satu korban. Semoga Tuan Naresh selamat," ucap Hilda berusaha menenangkan.

"Tapi kemana perginya suamiku kalau dia masih selamat, Hilda?!"

"Nona, besok kita akan mencari tahu. Ini masih gelap, dan mereka berjanji subuh nanti hasil DNA korban sudah keluar. Jika tidak ada yang cocok den
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (1)
goodnovel comment avatar
GemmmV
wah thor... akhrinya kelar marathon baca novel mu ini wkwkwkk ditunggu next nya, cepet ya! titik. crazy up jg jangan lupa
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status