Share

Part 11 Tidak Sedang Bercanda

Mobil masuk halaman rumah Mama dan langsung menuju garasi. Tampak lampu di ruang tamu masih menyala. Tidak lama kemudian beliau membuka pintu.

Mas Ilham membopong Syifa dan kuikuti dari belakang.

Mama memelukku erat. Beliau tampak berbinar melihatku lagi setelah dua bulan tidak bertemu. Kuberikan titipan Ibu pada beliau.

"Ham, tidurkan Syifa di kamar Mama saja. Mama kangen pengen memeluknya," kata Mama pada Mas Ilham.

Aku hanya memandang suamiku yang melangkah masuk langsung ke kamar belakang.

"Apa kabar, Ma?" tanyaku saat kami duduk di sofa ruang tamu. 

"Baik, bagaimana toko ibumu, makin rame?"

"Alhamdulillah, iya, Ma. Banyak pesanan akhir-akhir ini."

"Syukurlah!"

"Kata Ilham, kamu habis keguguran?"

Aku mengangguk.

"Ilham baru c

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (15)
goodnovel comment avatar
Bibiana Bili
semakin asyekkkk bacanya
goodnovel comment avatar
PiMary
Kalo cerita bagus kok berasa cepet ya baca tiap part nya.....aku kehabisan koin thorr huhuhu...
goodnovel comment avatar
Winangsi Rahim
perasaan apa ini,,, entahlah...
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status