Share

Kejutan Manis dari Hantu Wawan

Setelah Sang Mama Tiri membuang bungkusan hitam yang berisi mayat si Wawan ke pembuangan sampah massal. Wanita itu pulang ke rumah dengan tangisan palsu. Ia mengambil banyak air minum dari dispenser. Lalu menyiapkan makan siang untuk sang Suami, Sosrodiningrat.

“Ternyata kamu sudah pulang. Tumben cepat sekali. Gimana pekerjaanmu di Sekolah Rakyat?” ucap Santi, Sang Mama Tiri sambil menata piring di meja makan.

“Iya. Tadi teman-teman kantor ada rapat sebentar.”

“Baguslah. Hari ini aku masakin kamu tahu bacem sama tumis kangkung. Aku pikir in makanan kesukaanmu.” Setelah Santi menuangkan nasi dan sayuran ke piring, ia memijit-mijit pundak suaminya. Ia memahami bahwa bekerja sebagai guru di Sekolah Rakyat pasti membuatnya lelah.

“Kamu memang istri yang sangat mengerti kondisi suaminya.”

“Tentu saja aku akan menjadi satu-satunya istri yang bisa membuatmu sangat puas,” ucap Santi dengan senyum menyeringai. Sosrodiningrat hanya membal

Aiko Arawati

Hai guys, thank you so much you stay on my story. I realized that my story isn't perfect for you all. But, I always learn about everything. Terima kasih banyak kalian sudah mau mampir di cerita saya. Saya menyadari bahwa cerita saya bukan cerita yang sempurna untuk kalian semua. Tapi, saya selalu belajar tentang apapun itu.

| Like
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status