Share

BAB 21

Tok tok tok

“Keluar! Turun ke bawah!” teriak mas Azmi dari luar kamar.

Aku yang sedang sibuk menasihati diriku sendiri jadi terkejut mendengar teriakan mas Azmi dari luar kamar.

Takut-takut aku membuka pintu kamar secara perlahan. Tidak ada mas Azmi. Saat aku turun ke lantai bawah, aku melihat mas Azmi sudah duduk di single sofa ruang tengah dan sedang memainkan telepon genggam miliknya.

Aku mendekati mas Azmi lalu duduk di sofa yang berseberangan dengan mas Azmi.

“Lama sekali! Padahal hanya mandi,” sentak mas Azmi

“Maaf mas,” cicitku.

Mas Azmi menghela napas lalu memijit keningnya. Aku tidak tega, sepertinya mas Azmi sedang pusing, “Mau Fitri pijat kepalanya?” tawarku.

Mas Azmi menghentikan memijat kening, sebagai ga

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status