Share

45 Guna guna

Lambat laun, akhirnya Fatim bisa menyesuaikan dirinya lagi, di tambah dengan candaan konyol yang sering Nilla lontarkan hingga membuat makan siang yang semula hareudang menjadi sangat bersahabat.

"Ra ...! Si Dani ngapain ke sini lagi? Ngajak balikan?"

"Hmm ....!"

"Is ... lelaki kancrut, kemarin ninggalin, sekarang ngajak balik. Bikin eneg, tahu!" ejek Nilla, yang melirik Rara dengan ekor matanya.

"Kamunya gimana? Mau balikan ma Dani?" tanya Nilla di sela sela saat mulutnya mengunyah.

"Kau seperti tidak tahu bagaimana Dani, dia akan berbuat nekad bila keinginannya tidak dituruti. Aku hanya nggak pengin ribut aja sih," jawab Rara setelah menegak habis air bening dari botol kemasan.

"Tapi kamu juga harus tegas, nanti dia malah salah duga, disangkanya kamu mau diajak balikan ma dia, lagian harus menjaga perasaan Evan, Ra!"

"Mmm ...." jawab Rara, matanya melirik memperhatikan wajah Nilla yang sedang fokus pada piringnya.

"Kamu berapa tahun pacaran ma Evan, La?" tanya Rara, tanpa basa ba
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status