Share

(S4) - Bab 93 • Ecstasy

Ansia perlahan berguling dan menarik sebuah bantal, lalu memeluknya dengan nyaman. Dia baru saja akan jatuh tertidur, ketika akhirnya ada sebuah aroma yang terasa kuat menariknya keluar dari rasa kantuk.

"Huggie?" panggilnya, ketika mengulurkan tangan dan tidak mendapati Hugo berada di sisinya. "Huggie, di mana kamu?"

Pukul berapa ini? Menyipitkan mata, perempuan itu melihat ke arah jam dinding dan terperanjat. Dia baru saja menyadari berapa lama waktu yang sudah berlalu.

Perempuan itu meraih lembar kain pertama yang bisa ditemukan, kemudian meluncur turun dari tempat tidur. Dia baru saja hendak menuju kamar mandi, ketika pada saat yang sama Hugo melangkah keluar dari sana.

Ansia seketika mematung.

"Lihat sesuatu yang kamu suka?" Hugo bertanya dengan nada geli, berhasil membuat wajah istrinya merah padam. "Atau apakah kamu masih menginginkan sesi tambahan, Ans?"

Susah payah Ansia menelan ludah. Untungnya, dengan cepat dia berhasil mengembalikan ketenangannya.

Oh, ayolah. Jangan terlal
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP
Comments (2)
goodnovel comment avatar
NURUL LAILI MUFIDA
perkara ranjang ternyata ansia dan aila berbeda klo urusan ranjang aila ternyata lebih bar" ya sementara ansia lebih hanya mengiikuti aja pergerakan huggie
goodnovel comment avatar
Nor
yess. akhirnya pulang juga.... pasti ada yang gembira..kills2.
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status