Share

Move on part I

"Mbak Nanda ada tamu,nunggu di lobby, cowok , ganteng." ucap Nia, office girl .

"Siapa ya?" 

"Saya lupa nanya, suruh nelpon ngga diangkat katanya."

"Hah."Nanda teringat panggilan dari nomor asing beberapa saat yang lalu.Tidak dia jawab.

"Terima kasih, Teh ."

"Sama sama, pacarnya ya?." Nia kepo.

Nanda menggeleng.

"Bukan"

Desi yang mendengar dari balik kubikelnya menjadi penasaran.

"Siapa sih? Rafa?" tanyanya.

Nanda mengangkat bahu.Entahlah, sudah berhari hari Rafa tidak kelihatan, sejak pemakaman ibunya.

"Samperin!, gue temenin." Desi sudah berdiri memegang bahu Nanda.

***

Pintu lift terbuka, nampak seorang pria memakai stelan jas berwarna biru tua sedang duduk di kursi khusus untuk tamu sambil memegang ponsel.

Karena tidak ada orang lain lagi yang duduk di sana, Nanda menghampiri pria yang menurut Nia adalah tamunya.

"Cari saya ,Mas?."

Pria itu mendongak kemudian berd

Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status