Share

Bab 9

"Lala mana, Ran? Kenapa belum keluar?" Mama yang baru muncul dari kamar tiba-tiba duduk di sampingku.

"Dia masih di kamar ganti baju, Ma." Mama kembali melirik penampilanku yang sudah cukup rapi, khas mau pergi keluar rumah.

"Mau jalan-jalan ke mana memangnya?" Mama mencomot kue lapis di atas meja lalu mengunyahnya perlahan.

"Ke mall beli baju." Aku membalas singkat lalu menatap mama beberapa saat. Terlihat jelas ekspresi terkejut di wajahnya bahkan Mama sempat menghentikan kunyahannya saat mendengar jawabanku.

Mungkin terdengar cukup aneh bagi mama, karena baju-baju Lala memang sangat banyak. Jangankan baju yang lama, baju baru yang belum pernah dia pakai pun masih ada beberapa stel, katanya. Bahkan mama kemarin membelikannya lagi dua item dress selutut dan tiga buah lingerie dengan warna yang mencolok.

"Lala nggak bawa baju?" Mama mulai menyelidik sembari melirikku.

"Bawa, Ma. Ada satu koper."

"Terus? Kenapa beli baju lagi jika masih ada satu koper?" Mama mulai menatapku inten
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Rieza Amalia
aku cuma berharap si amran bisa tegas sama mamanya dan lala
goodnovel comment avatar
Krestina Kelmanutu
dasar laki laki TDK ada prinsip ikut ikutan saja kasihan di zilva
goodnovel comment avatar
Adnan
cerita bagus tapi blm apa2 hrs beli koin
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status