Share

16 Presiden

Mbak Ratu kemudian meletakkan sebuah bungkusan berbentuk kotak berwarna putih dengan berhiaskan pita, di depan Evan.

"Apa ini, Mbak?" tanya Evan yang kaget melihat betapa kecilnya bentuk penghargaan yang ia dapat dari perusahaan.

"Kamu buka dulu, Van. Biar jelas!"

Evan menuruti perintah pak Dimas, tangannya terulur ke depan, ke atas meja tempat mbak Ratu tadi meletakkan kotak, dan mengambilnya.

Evan menarik pita yang menghiasi kotak itu, Namun matanya tak henti melihat wajah pak Dimas dan mbak Ratu secara bergantian.

Hingga kemudian tangannya membuka kotak dan mendapati dua buah kunci di dalamnya.

"Maksudnya ini, apa?" tanya Evan. Dengan menyipitkan mata dan dahi yang mengkerut Evan menatap kunci itu.

"Bukankah kau mau mentraktir kita untuk makan siang bersama. Ayooolah, kamu juga perlu me- testdriver mobil barumu bukan?" ujar mbak Ratu yang sudah berdiri dari kursinya.

Pak Dimas pun kemudian ikut berdiri, bersamaan dengan mbak Ratu, yang melangkah bersama menuju pintu.

Meninggalkan E
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status