Share

Bab 669

Tetesan air mata itu sungguh menyedihkan. Hati Satya bergetar melihatnya. Dia menggenggam bahu Clara dan memanggil namanya, "Clara."

Clara sangat tenang. Dia meraba-raba sambil membaringkan badannya, lalu berucap dengan lelah, "Aku tiba-tiba nggak bisa melihat lagi. Tapi, aku sudah membuat persiapan untuk ini. Satya, jangan menyia-nyiakan usahamu lagi. Aku sudah lelah."

....

Clara berbaring dengan tenang, sudut matanya dibasahi air mata. Untuk sesaat, dia teringat pada pertemuan pertamanya dengan Satya.

Saat itu, Satya sungguh memesona. Kini, pria ini juga masih tampan, tetapi tidak bisa membuat Clara berdebar-debar lagi. Clara tidak akan merendahkan diri untuk meminta cinta darinya.

Air mata membasahi mata Clara yang hampa. Semua momen indah yang pernah mereka lewati ternyata hanyalah suatu kebohongan.

Clara perlahan-lahan memejamkan matanya. Sementara itu, Satya tidak bisa menerima kenyataan seperti ini. Dia ingin Clara melakukan transplantasi hati setelah kondisinya agak membaik. Na
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status