Share

Bab 6

Sesampainya di depan Emperor Lux dia memarkir mopednya yang penuh dengan kantong belanjaan di bawa kemudinya.

Setelah itu Radhis langsung menuju ke arah hotel namun dia di hentikan oleh seseorang berbaju hitam dengan badan tinggi besar yang ternyata dia adalah petugas keamanan disini,

“Maaf tuan ada yang bisa saya bantu?”

kata petugas keamanan itu melihat Radhis yang hanya memakai tshirt dan nampak seperti orang yang sangat tidak mampu, namun karena dia bekerja di hotel mewah nomor satu di Auckland itu membuat dia di tuntut untuk selalu bersikap sopan terhadap siapapun yang ada di sekitar hotel selama orang itu tidak berbuat macam macam, itu adalah permintaan dari Ed-Ackerley pemilik utama dan orang yang sangat berkuasa di Auckland karena dia adalah orang kepercayaan keluarga Zond dari Moland.

“Iya tuan” jawab Radhis yang kemudian dia lanjutkan,

“Nama saya Radhis Zond, saya ada perlu dengan...”

Para petugas itu seketika membungkukkan badan badan dan langsung berseruh

“Maaf kan kelancangan kami tuan muda”.

Radhis yang kebingungan hanya bicara,

“Tuan muda?? siapa tuan muda? Mungkin kau salah orang tuan”

“Tidak tuan kami tak akan salah mengenali nama itu, karena kami sudah diberi tahu oleh tuan Ed bahwa anda akan datang hari ini, silahkan ikuti saya tuan”

Meski kebingungan Radhis mengikuti orang itu ke dalam, petugas itu mengangguk ke arah resepsionis hotell , seolah resepsionis itu mengerti dan dia segera mengambil telpon hotel untuk menelpon seseorang,

“Tuan Ed, maaf tuan muda sudah datang”.

Ed menjawab dengan antusias

“Antarkan bliau ke ruang Diamond-V,dan sterilkan seluruh gedung”.

“Siap tuan” jawab resepsionis itu dan segera mengintruksikan untuk seluruh petugas di Emperor-Lux untuk mensterilkan gedung terbesar di Auckland ini dan sekitarnya.

Radhis diantarkan ke lantai paling atas dan tanpak penjagaan disana sangan paling ketat, dan dia antarkan ke suatu ruangan yang sangat besar bahkan ini hampir seluruh lantai teratas menjadi satu ruangan dengan satu resepsionis tersendiri di depan pintu yang berhiaskan emas dan permata seolah ini resepsionis kusus untuk pengunjung di lantai ini dan di dalam dia lumayan terkejut dengan apa yang ada di ruangan itu, disana sangat megah dan mewah.

“Silahlan duduk disini tuan muda” sambut Ed dengan menujuk satu sofa mewah yang nampak di hiasi berlian berlian mahal,

“Trimakasih” karena Radhis Tidak mengerti apa yang terjadi dia hanya bisa mengikuti intruksi dari Ed untuk duduk.

“Mohon bersabar tuan muda, sebentar lagi tuan besar akan segera sampai”ucap Ed bersamaan dengan pintu yang terbuka.

Seorang pria tua masuk dengan menggunakan pakaian yang lebih mirip piama namun sangat tebal dan nampak mewah dan sekaligus mahal.

Orang tua itu tampak bahagia melihat Radhis “Cucuku kesayanganku!!!!”

Radhis yang mendengar itu kaget dan bahkan dia tak mampu menolak saat orang tua itu memeluknya.

“Sebenarnya ada apa ini?”, Radhis bertanya heran terhadap semua orang yang ada disana.

Namun mereka hanya diam sedari orang ini datang semua hanya membungkuk tak bergerak,

“Biar aku yang jelaskan” kata orang tua itu sekaligus melepaskan pelukannya terhadap Radhis dan  dia lanjut berbicara terhadap semua orang yang ada disana

“Kalian boleh pergi”, dan dilanjutkan,

“Ed kau tetap disini ambil koper itu dan bawa kesini” ucap orang tua itu sambil menunjuk ke salah satu pengawalnya.

Dan alhasil semua orang keluar hanya ada tiga orang didalam Radhis, Ed, dan Orang tua yang Radhis sendiri tak tau siapa dia.

Orang tua itu lanjut mulai berbicara terhadap Radhis,

“Mungin kau bingung, biaraku jelaskan, pertama aku adalah kepala keluarga Zond dari Moland”

Seketika Radhis kaget kenapa dan ada urusan apa kepala keluarga Zond dengan nya dan lagi kenapa dia memanggilanya cucu dan lagi nama belakangnya sama dengan laki-laki Tua itu siapa laki-laki tua ini, apakah dia orang yang kemarin ada di dalam mobil itu.

Dan akhirnya Kakeknya menceritakan semuanya ke Radhis, semua tanpa terkecuali bagaimana Radhis ada di keluarga Wish dan menjadi menantu mereka.

Comments (8)
goodnovel comment avatar
Ruth Apelaby
misterius ..
goodnovel comment avatar
Ruth Apelaby
misterius..
goodnovel comment avatar
Rony Indarto
alurnya seperti charlie wade huhh
VIEW ALL COMMENTS

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status