Share

Bab 1557

Dimas kelihatan lebih memesona daripada lelaki yang blak-blakan langsung mengungkapkan keinginannya.

Sebenarnya Dimas menginginkannya, tetapi dia takut permintaannya akan kelewatan batas. Jadi, Dimas terpaksa mendekatinya setahap demi setahap. Dia menggoda Julie sembari menunggu inisiatif dari Julie.

Hati Julie terasa tersiksa. Dia sungguh takut akan dipergoki oleh orang yang melewati koridor. Dia merasa tegang tak berhenti menggigit bibirnya. “Kita pulang saja.”

Dimas menempelkan keningnya di atas kening Julie. Napasnya terasa agak berat. “Pulang ke mana?”

Pikiran Julie menjadi hampa. “Pulang … pulang ke rumah.”

Dimas pun tersenyum tipis, lalu memainkan telapak tangan Julie. “Pulang ke rumahku?”

Julie mengangguk dengan perlahan. Satu detik kemudian, dia pun terbengong di tempat.

Dimas menggendong Julie sembari tersenyum. “Kenapa tidak bilang dari tadi?”

Mobil berhenti di vila pribadi Dimas. Vila ini sudah lama menganggur. Ini pertama kalinya Julie datang ke rumah ini. “Bukan pulang ke
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status